Pesantren Kilat Pemuda Desa
Posted in August 19th, 2011 by admin | Filed under Berita Kita | Comments (0)Pesantren kilat semula adalah pesantren selama bulan Ramadhan yang diadakan di pesantren-pesantren untuk mengaji secara bandhongan (guru/kiyai membaca kitab, santri mendengar dan memberikan ma’na dalam kitab gundhul/kuning). Selanjutnya istilah pesantren kilat digunakan oleh lembaga-lembaga pendidikan luar pesantren mulai tingkat dasar sampai atas.
Namun, meskipun lembaga-lembaga pendidikan luar pesantren menggunakan istilah pesantren kilat, tetapi materi yang dipelajari bukan kitab kuning, tetapi mempelajari agama, baik fiqh (hukum Islam) atau akidah akhlak.
Itulah makna pesantren kilat. Mengalami perkembangan makna dan kegiatan. Adapun pesantren kilat yang dilaksanakan oleh Dekrit 17 desa Badang Ngoro Jombang, salah satu organisasi pemuda yang cukup aktif, dan salah satu anggota KRJB, memiliki makna yang berbeda.
Dekrit 17 mengadakan pesantren kilat, dengan melakukan kajian-kajian keislaman. Kajian-kajian keislaman yang dibicarakan dalam kegiatan yang dilaksanakan setiap habis sholat taraweh tersebut, meliputi kajian Islam yang memiliki keterkaitan dengan kondisi sosial saat ini. Terutama berkaitan, bagaimana Islam bisa menjawab problem-problem sosial aktual yang dihadapi, terutama olehm asyarakat desa. Misalnya problem pertanian, permodalan, dan konsumersime yang mulai masuk ke wilayah desa.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gubug Ngangsu Kaweruh, sebuah tempat pertemuan ukuran 7×6 meter yang didirikan oleh anggota Dekrit 17 dua tahun yang lalu, dilaksanakan selama lima hari. Adapun pemateri adalah anggota Dekrit 17 sendiri dan satu orang dari KRJB. (aba rayba)




